-->

Pengertian Isim Jamak Taksir

Nahwu.top - Pada artikel ini kami akan menjelaskan pengertian isim jamak taksir dan contoh-contohnya agar teman-teman dapat menghafalnya.

Pengertian Jamak Taksir

Secara bahasa, “jamak” artinya banyak sedangkan “taksir” artinya pecah ataupun rusak. Sedangkan definisi jamak taksir dalam istilah ilmu nahwu adalah :
هُوَ مَا تَغَيَّرَ عَنْ بِنَاءِ مُفْرَدِهِ
Lafazh yang berubah dari bentuk mufradnya.
Ada beberapa perubahan pada isim mufrad sebelum ia berubah menjadi jamak taksir, yaitu: perubahan karena penambahan huruf, pengurangan huruf, pergantian harakat (baris) dan ada juga perubahan pada taqdir (tidak dhahir).

Pengertian Isim Jamak Taksir
  • Perubahan karena ditambah hurufnya, contoh: صِنْوٌ (mufrad) صِنْوَانٌ (jamak).
  • Perubahan karena dikurangi hurufnya, contoh:  تُخْمَةٌ (mufrad)  تُخْمٌ (jamak).
  • Perubahan karena pergantian harakat, contoh: اَسَدٌ (mufrad) أُسُدٌ (jamak).
  • Perubahan karena ditambah huruf dan diganti harkatnya, contoh: رَجُلٌ (mufrad) رِجَالٌ (jamak).
  • Perubahan karena ditambah hurufnya dan sebelumnya dibuang hurufnya serta diganti harkatnya, contoh: غُلاَمٌ (mufrad) غِلْمَانٌ (jamak).
  • Perubahan pada taqdir; sehingga wazan mufrad dan jamak betul-betul sama, contoh: فُلْك (mufrad) فُلْك (jamak).

Baca Juga

Dalam bahasa Indonesia, bentuk jamak dapat dibuat dengan pengulangan kata, seperti ibu menjadi ibu-ibu, kitab menjadi kitab-kitab, dan lain-lain. Dalam bahasa Inggris, bentuk jamak dapat dibuat dengan penambahan huruf s di belakang kata, misalnya book menjadi books, cat menjadi cats, dan lain-lain. Sedangkan dalam bahasa Arab, khsususnya untuk jamak taksir, kita harus menghafal bentuk-bentuknya, dan mengetahui wazan-nya, karena jamak taksir tidaklah memiliki ciri khusus layaknya jamak mudzakar dan jamak muannats.

Wazan Jamak Taksir

Ada 27 bentuk wazan jamak taksir, dan dari jumlah tersebut dibagi lagi menjadi dua kelompok, yaitu wazan jamak taksir qillah, dan wazan jamak taksir katsrah.

1.  Wazan Jamak Taksir Qillah
Wazan jamak taksir qillah adalah bentuk jamak yang bilangannya 3 s/d 10, terkadang masuk juga jamak lebih dari satu yaitu bilangan dua (fawqa wahid), wazan taksir qillah ada empat, yaitu:
أَفْعُل - أَفْعَال - أَفْعِلَةَ - فِعْلَة
2. Wazan Jamak Taksir Katsrah
Wazan jamak taksir katsrah adalah bentuk jamak yang bilangannya dihitung mulai dari tiga s/d bilangan tak terhingga, wazan jamak taqsir katsrah ada 23 yaitu:
فُعْل - فعُل - فعَل - فعَل - فعَلَة - فعَلَة - فعْلَى - فعَلَة - فعَّل - فعّال - فعَال - فعُول - فعْلاَن - فعْلاَن - فعَلاء - أفْعِلاء - فواعِل فعَائِل - فعَالي - فعَالى - فعَاليّ - فعَالِل - شبهُ فَعَالِل- مفَاعِل

Tanda I'rab Isim Jamak Taksir

Tanda I’rab jamak taksir adalah di-rafa' dengan dhammah, di-nashab dengan fathah, dan di-jar dengan Kasrah pada isim munsharif, sedangkan pada isim ghairu munsharif (tegah sharaf) adalah di-rafa' dengan dhammah, di-nashab dengan fathah, dan di-jar dengan fathah.

Demikianlah artikel tentang Pengertian Isim Jamak Taksir, semoga bermanfaat!

Related Posts

loading...

2 Responses to "Pengertian Isim Jamak Taksir"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel